KAMIS , 30 Juli 14 : XUL10 / F : | OPEN : 1,299.10 | HIGH : 1,303.70 | LOW : 1,291.60 | CLOSE : 1,295.95 |

RIFAN FINANCINCINDO

RIFAN FINANCINDO - SEMARANG, Fajar Hoirul (18) korban tenggelam saat berenang di Sungai Cimanuk, Garut, Jawa Barat berhasil ditemukan. Fajar ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolsek Garut Kota Kompol Uus Susilo mengatakan korban ditemukan di wilayah Sungai Cimanuk Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (23/8) sekitar pukul 09.00 WIB.

"Alhamdulillah setelah 16 jam pencarian, kedua korban telah ditemukan. Terakhir atas nama Fajar Hoirul (18) yang ditemukan," ungkap Uus kepada wartawan di Jalan Rumah Sakit, Tarogong Kidul, Garut, Rabu (23/8).

Uus mengatakan, korban ditemukan di dasar sungai, berjarak 1,5 kilometer dari tempat Fajar dan Riki hilang.

"Tadi saat dilakukan penyelaman berhasil ditemukan di dasar sungai. Tersangkut di bebatuan dan kawat," katanya.

Jasad Fajar kini dibawa ke kamar jenazah RSUD dr. Slamet Garut untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim forensik dari Polres Garut.

Fajar dan Riki rencananya kini akan langsung dibawa oleh keluarga menuju kediaman masing-masing di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung.

Sebelumnya diberitakan dua pekerja bangunan proyek tanggul Sungai Cimanuk Riki (19) dan Fajar Hoirul (18) hilang saat berenang di Sungai Cimanuk Kampung Maktal, Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota, Garut, Selasa (22/8) sekira pukul 17.00 WIB.

Jasad Riki terlebih dahulu ditemukan oleh petugas gabungan Basarnas,BPBD,Damkar, TNI dan polisi di wilayah Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (22/8) pagi sekira pukul 04.30 WIB.

Penyebab tewasnya Siti Zulaikah (33), warga Kediri, yang ditemukan mengambang di sungai Jomang, akhirnya terungkap. Wanita asal Desa Tugu, Purwosari, Kediri ini sebelum tewas lompat ke sungai.

Kapolsek Perak AKP Untung Sugiharto mengatakan, Siti keluar dari rumah seorang diri, Senin (21/8) pagi. Sekitar pukul 06.00 Wib, penjaga saluran air Desa Mojokerep, Plemahan, Kediri melihat wanita berambut pendek itu terjun ke sungai Waru Turi.

"Korban naik ke truk kemudian lompat ke sungai," kata Untung saat dihubungi detikcom, Rabu (23/8/2017).

Terkait sejumlah luka di kepala Siti, lanjut Untung, diduga kuat akibat terbentur plengsengan sungai saat korban melompat. "Tidak ada bekas kekerasan pada tubuh korban. Ini murni bunuh diri," ujarnya.

Menurut Untung, Siti mengalami gangguan kejiwaan. "Pihak keluarga mengatakan kalau korban mengalami gangguan jiwa sepulang dari Kalimantan," terangnya.

Lantaran tak ada indikasi penganiayaan maupun pembunuhan, tambah Untung, jenazah Siti diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.

"Pihak keluarga sudah menerima meninggalnya korban memang karena bunuh diri," tandasnya. 

Siti ditemukan tak bernyawa hanyut di sungai Desa Sukorejo, Perak, Jombang, Selasa (22/8) pagi. Saat ditemukan tak ada kartu identitas pada tubuh korban. Wanita berambut pendek ini mengalami sejumlah luka di kepala. 


RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO - SEMARANGKomariah (44), ibu dua anak dan kekasihnya tewas dibantai di Dusun Tambaksuruh, Desa Tambakagung, Puri, Mojokerto. Pelaku diduga suami korban. Ini kronologi peristiwa tragis tersebut.

Kapolsek Puri AKP Airlangga Pharmady mengatakan, sejak setahun terakhir korban Komariah pisah ranjang dengan suaminya, Saiman (55). Namun, pasangan suami istri ini belum resmi bercerai. Sang suami yang diketahui asal Sampang, Madura bekerja sebagai pengayuh becak di Kota Surabaya.

Mendengar Komariah tinggal serumah dengan pria lain, Ahmad Wiyono (50), warga Desa Modopuro, Mojosari, Mojokerto, pelaku pun cemburu. Puncaknya dini hari tadi sekitar pukul 01.00 Wib, Saiman mendatangi rumah korban. Pelaku diantar seseorang naik sepeda motor.

"Pelaku datang ke rumah korban, mendobrak pintu depan sambil memawa celurit," kata Airlangga saat dihubungi detikcom, Senin (21/8/2017).

Suara pintu didobrak, lanjut Airlangga, membuat Wiyono yang saat itu tidur di rumah Komariah, terbangun. Korban keluar untuk melihat orang yang mendobrak pintu rumah tersebut. Naas, sopir bus itu langsung diserang oleh pelaku.

"Korban laki-laki (Wiyono) langsung dibacok oleh pelaku. Korban tersungkur di halaman rumah Bu Komariah," ujarnya.

Usai membantai kekasih istrinya, kata Airlangga, Saiman masuk ke rumah mencari Komariah. Tanpa basa-basi, pelaku menyabetkan celurit ke tubuh istrinya yang sedang tidur di ruang tengah.

"Korban (Komariah) sempat memohon 'jangan mas', tapi tetap dibacok lagi oleh pelaku sampai meninggal," terangnya.

Anak pertama Komariah Taufik (23), sempat menyaksikan ibunya dibantai oleh pelaku. Sang anak terbangun dari tidurnya saat mendengar suara gaduh di dalam rumah. "Pelaku kemudian berusaha menyerang Taufik, beruntung Taufik ini berhasil lari ke luar rumah sehingga selamat," jelasnya.

Sontak keributan di rumah korban membuat warga sekitar berdatangan. Pelaku memutuskan kabur dibonceng seseorang yang menunggunya sekitar 50 meter dari rumah korban. "Saksi anak ke dua korban atas nama Faizal (19), melihat pelaku masih menenteng celurit saat kabur," ungkapnya.

Akibat insiden ini, Komariah tewas dengan luka bacok di pinggang. Sementara Wiyono tewas dengan luka bacok di perut dan dada. Jenazah keduanya diautopsi di RSUD Prof Dr Soekandar Mojosari.

Airlangga menambahkan, selain mengejar pelaku yang diperkirakan kabur ke Sampang, pihaknya juga menyelidiki orang yang mengantar pelaku ke rumah korban. "Pengantar pelaku masih kami dalami, apakah benar tukang ojek atau siapa. Karena kalau tukang ojek tahu gitu pasti sudah kabur," tandasnya. 

Sempat kabur usai membantai istri dan kekasihnya di Mojokerto, Saiman (55) akhirnya berhasil diringkus. Pelaku ditangkap saat bersembunyi di Kabupaten Sampang, Madura.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Budi Santoso mengatakan, Saiman ditangkap, Senin (21/8) sekitar pukul 18.00 Wib. Pengayuh becak yang biasa mangkal di Stasiun Semut, Kota Surabaya ini bersembunyi di Desa Bucin, Rapah, Kabupaten Sampang.

"Penangkapan pelaku dibantu Polres Sampang, pelaku kami tangkap tanpa perlawanan," kata Budi kepada wartawan di kantornya, Selasa (22/8/2017).


Sayangnya, lanjut Budi, sampai saat ini pihaknya belum menemukan celurit yang dipakai Saiman membantai kedua korban. "Barang bukti alat membunuh masih kami interogasi tersangka, keterangan tersangka dibuang di Sungai Mertex (Mojoanyar-Mojokerto)," terangnya.

Kepada penyidik, tambah Budi, Saiman mengaku tega menghabisi nyawa istri dan kekasih istrinya lantaran cemburu. "Pelaku cemburu karena dia merasa masih suami sah Bu Komariah, dia merasa tersinggung ada laki-laki lain tidur dengan korban," tandasnya.

Saiman melakukan aksi brutalnya Senin dini hari sekitar pukul 01.00 Wib, Senin (21/8). Pelaku masuk ke rumah istrinya, Komariah (44) di Dusun Tambaksuruh, Desa Tambakagung, Puri, Mojokerto dengan mendobrak pintu. Pelaku membacok Ahmad Wiyono (50), kekasih Komariah asal Desa Modopuro, Mojosari dengan celurit. Setelah itu, pria asal Desa Meteng, Omben, Kabupaten Sampang ini menyerang istrinya yang sedang tidur di ruang tengah.

Akibatnya, Komariah tewas dengan luka bacok di pinggang dan tangan. Ibu dua anak tergeletak di atas kasur tempatnya tidur. Sedangkan Wiyono tewas di halaman rumah Komariah dengan luka bacok di perut dan dada. 

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO - SEMARANGPenyidik KPK memanggil 5 saksi untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus korupsi pengadaan proyek e-KTP. Mereka akan diperiksa untuk tersangka Setya Novanto.

"Dipanggil 5 orang saksi yang akan diminta keterangan atas tersangka SN (Setya Novanto)," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat dimintai konfirmasi, Senin (21/8/2017).

Mereka antara lain Rudiyanto selaku Direktur Utama PT Badan Klasifikasi Indonesia, yang juga mantan Vice President Strategic Business Unit Rekayasa dan Transportasi PT Sucofindo. Ia juga koordinator pekerjaan pendampingan teknis dalam proyek e-KTP.

Ada pula staf Tata Usaha Direktorat Catatan Sipil (Ditcapil) Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Henry Manik, yang juga anggota panitia lelang proyek e-KTP. Selain itu, Direktur PT Erakomp Infonusa Ferry Tan. PT Erakomp Infonusa sendiri diketahui sebagai perusahaan yang bergerak di bidang IT, yang beralamat di Jakarta.

Dua lainnya adalah Kasi Pencatatan Perubahan Kewarganegaraan Akibat Non-Kelahiran Ditjen Dukcapil Diana Anggraeni serta pengacara Aby Hartanto.

Empat saksi selain Aby Hartanto sebelumnya pernah diminta bersaksi untuk tersangka ketiga e-KTP, Andi Agustinus alias Andi Narogong. Aby merupakan nama baru, namun belum diketahui kaitannya dalam kasus ini.

Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka keempat dalam pusaran kasus e-KTP. Ia diduga berperan dalam proses perencanaan, pembahasan anggaran, hingga pengadaan barang dan jasa melalui tersangka lainnya, yaitu Andi Narogong. 

Saat proyek ini bergulir pada 2011-2013, Novanto menjabat Ketua Fraksi Golkar di DPR. Megaproyek pengadaan e-KTP disebut merugikan keuangan negara Rp 2,3 triliun dari total nilai proyek sekitar Rp 5,9 triliun. 

 Penyidik KPK memanggil Manager Government Public Sector di PT Astra Graphia IT, Mayus Bangun. Peserta Tim Fatmawati ini akan dimintai keterangan terkait tersangka Setya Novanto.

"Mayus Bangun dipanggil untuk diminta keterangan atas tersangka SN (Setya Novanto)," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat dimintai konfirmasi, Jumat (18/8/2017).

Selain Mayus, KPK memanggil notaris Amelia Kasih. Sebelumnya Amelia juga pernah dipanggil untuk tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Mayus adalah salah satu peserta yang hadir dalam pertemuan di Ruko Fatmawati, yang digagas Andi Narogong. Dalam pertemuan tersebut kemudian terjadi pemecahan menjadi 3 tim, yaitu Konsorsium PNRI dan konsorsium pendamping, yang terdiri dari Konsorsium Astagraphia dan Konsorsium Murakabi Sejahtera.

Tujuan pemecahan ini agar seluruh anggota tim Fatmawati bisa menjadi peserta lelang untuk memenuhi minimal peserta lelang sebanyak 3 peserta. Sedangkan keberadaan konsorsium pendamping untuk mengarahkan Konsorsium PNRI sebagai pemenang.

Tim tersebut juga mensinkronkan produk-produk tertentu untuk kepentingan e-KTP, yang kemudian digunakan menjadi dasar dalam penetapan spesifikasi teknis. Tim ini juga membuat harga pasar yang dinaikkan sehingga lebih mahal daripada harga sepenuhnya.

Konsorsium Astagraphia sendiri terdiri dari PT Astra Graphia IT, PT Sumber Cakung, PT Trisakti Mustika Graphika, dan PT Kwarsa Hexagonal. 


PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –   JAKARTA , SEIRING bertambahnya usia, fungsi tubuh pada manusia mengalami penurunan termasuk sistem saraf otak. Jika saraf di otak mati, bisa menyebabkan kondisi generatif seperti penyakit Parkinson.
Penyakit ini sering tidak bisa terdeteksi karena tidak bergejala. Gejala yang paling sering muncul adalah tremor. Hingga saat ini, belum ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit neurologis ini.
Tapi para ilmuwan mengklaim ada obat dan terapi yang bisa mengurangi dampak dan penurunan kondisi akibat Parkinson. Penyakit ini biasanya menyerang orang-orang yang berusia di atas 50 tahun.
Biasanya, mereka yang terkena penyakit ini tidak memiliki zat kimia yang cukup atau yang biasa dikenal dengan nama dopamin. Dopamin berfungsi sebagai neurotransmitter untuk mengirim sinyal ke sel saraf lain. Bila tidak ada dopamin, orang akan merasa gerakannya menjadi lebih lambat dan membutuhkan waktu yang lebih lama.
Dilansir dari Express, Senin (14/8/2017), inilah gejala-gejala pada penyakit Parkinson, yaitu;
Tremor
Orang-orang yang terkena penyakit ini biasanya akan mengalami getaran pada tangan atau lengannya. Biasanya getaran terjadi saat anggota badan sedang dalam kondisi rileks.
Gerakan lambat
Kondisi ini disebut juga bradikinesia yang berarti gerakan fisik jauh lebih lambat dari biasanya. Hal itu tentunya membuat tugas sehari-hari menjadi lebih sulit.
Mereka yang mengalaminya juga harus berjalan lebih pelan dengan langkah kaki yang lebih kecil. Tak hanya itu, orang yang memiliki penyakit Parkinson memiliki masalah dengan keseimbangannya. Mereka cenderung lebih mudah jatuh.
Otot menjadi kaku
Kekakuan dan ketegangan otot bisa membuat seseorang lebih sulit bergerak dan menggerakkan ototnya. Akibatnya, timbul kram yang menyakitkan.
Inkontinensia
Mereka yang terkena Parkinson cenderung lebih sering buang air kecil di malam hari. Selain itu, bisa juga mereka mengalami sembelit.
Disfungsi ereksi
Pada pria, disfungsi ereksi bukan hanya masalah kesehatan seksual tapi juga indikasi penyakit Parkinson.
Selain lima gejala di atas, ada gejala fisik lainnya yaitu insomnia, pusing, nyeri syaraf, dan hilangnya indera penciuman. Kondisi itu biasanya menyebabkan depresi dan anuitas, gangguan kognitif, serta demensia. Kebanyakan orang hanya akan mengalami paling tidak dua atau tiga gejala dari penyakit ini. Apabila Anda mengalami gejala-gejala di atas, segera periksakan diri ke dokter agar bisa ditemukan cara untuk merawatnya.
Sebuah survei di Inggris mengungkapkan 37% orang yang memiliki penyakit Parkinson merasa harus menyembunyikan gejala mereka atau pura-pura tidak merasakan gejalanya karena tidak ingin membuat orang lain merasa canggung dan takut tidak dapat diterima oleh lingkungan sosialnya. Hal ini tentunya menambah parah penderitaan yang harus diterima oleh pasien Parkinson karena tidak mendapatkan penanganan secepatnya.
(hel)

Sumber: okezone.com

Rhd – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO - SEMARANG,  Perasaan Suwarno campur aduk menatap layar televisi saat Septian David Maulana bersiap mengeksekusi penalti.
Dia merasa khawatir jika sang anak gagal menunaikan tugas sebagai algojo.
Terlebih Indonesia dalam posisi tertinggal 0-1 dari Thailand.
"Semula saya tidak percaya kalau David ditunjuk sebagai eksekutor penalti oleh pelatih. Bangga sekaligus khawatir kalau-kalau David tidak bisa mencetak gol. Yang menyaksikan dia kan jutaan penonton televisi. Ibunya juga degdegan. Alhamdulillah, akhirnya David bisa menyamakan skor," terang Warno kepada Tribunjateng.com, Selasa (16/8/2017) malam.
Gol David dari titik putih menit 61 itu membuat skor menjadi imbang 1-1.
Hingga akhir laga penyisihan Grup B SEA Games 2017 di Malaysia tersebut, kedudukan seri tak berubah.
Suwarno lagi-lagi mengungkapkan perasaan bangganya atas kontribusi Septian David di timnas U-22.
"Kami sekeluarga sangat bangga David masih bisa berjuang demi Merah Putih di lapangan sepakbola. Ibu dan adiknya juga bangga," jelas dia.
David pada 2 September tahun ini akan berusia 21 tahun.
Dia berasal dari Gang Pete, Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.
Daerah ini lebih dikenal sebagai kawasan kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes), dulu IKIP Semarang.
Warno, sang ayah, sehari-hari bekerja sebagai pegawai swasta.
Ibu David, Mundarsih, ibu rumah tangga biasa.
Mereka bersyukur putranya bisa meraih mimpi masa kecil bermain di tim nasional, mulai dari kelompok umur hingga senior.
"David anak yang tidak kenal menyerah. Sejak kecil di sepakbola dia kerap terpinggirkan dalam beberapa seleksi tim kelompok umur. Namun, kesungguhannya berbuah hingga saat ini bisa berkarier di tim profesional," papar Warno.
David merupakan putra pertama Warso dan Mundarsih yang lahir setelah tujuh tahun pernikahan mereka.
Septian David Maulana (kiri) menggiring bola dibayangi pemain Thailand U-22 Nopphon Phonkam dalam laga SEA Games 2017 di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia, Selasa (15/8/2017).
Septian David Maulana (kiri) menggiring bola dibayangi pemain Thailand U-22 Nopphon Phonkam dalam laga SEA Games 2017 di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia, Selasa (15/8/2017). (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Warso yang sedari kecil menyukai sepakbola ingin David berkecimpung di dunia olahraga.
Pada saat kelas 4 Sekolah Dasar, David dimasukkan Warno ke SSB Bhaladika lalu berlanjut ke SSB Tugumuda.
"Dia itu pendiam orangnya, tapi ulet pantang menyerah terus mencoba. Sampai akhirnya bisa masuk timnas," tutur Suwarno.

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO - SEMARANG, Adanya proyek pembangunan tanggul pengamanan pantai di Kalibaru Cilincing, Jakarta Utara sepertinya membawa kesenangan tersendiri bagi warga setempat. Sebab dari proyek sepanjang 2.200 meter ini terdapat ruang terbuka publik.

Di sisi barat dari proyek ini memang dibangun ruang terbuka publik sepanjang 100 meter dengan total luas 3.000 meter per segi. Wilayah yang bakal menjadi taman ini memang belum jadi, namun bata blok berwarna merah, hitam dan kuning terlihat sudah tertata rapih.

Cantiknya Tanggul di Kalibaru, Bisa Prewedding Hingga Lihat SunsetFoto: Kementerian PUPR

Selain itu, rumput dan beberapa pohon kenari cilicis juga terlihat baru ditanamkan. Meskipun wilayah tanaman dibatasi dengan garis pengaman.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane T Iskandar mengatakan, meski belum sepenuhnya rampung banyak warga yang sering menghabiskan waktu di tempat itu. Mereka biasanya menghabiskan waktu di sore hari untuk santai sambil melihat sunset.

"Karena di sini juga terlihat sunset tapi serong. Sekarang lagi mendung saja, kemarin bagus sekali," tuturnya di Cilincung, Jakarta Utara, Selasa (15/8/2017).

Cantiknya Tanggul di Kalibaru, Bisa Prewedding Hingga Lihat SunsetFoto: Kementerian PUPR

Tak hanya itu, keindahan dari Tanggul Kalibaru ini juga menarik sepasang calon pengantin untuk melakukan foto pre wedding.

"Beberapa waktu kemarin ada yang izin prewedding di sini, mereka foto-foto di sini," tuturnya.

Iskandar menambahkan, nantinya ruang terbuka itu juga akan berisi taman bermain untuk anak-anak, hingga joging track. Diperkirakan taman tersebut akan selesai akhir tahun ini. Sementara untuk penyelesaian Tanggul Laut Kalibaru secara keseluruhan ditargetkan rampung pada semester I 2018. 
Ibu Kota DKi Jakarta terancam tenggelam. Untuk itu proyek Pengembangan Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara (PTPIN)/ National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) menjadi suatu keharusan.

Direktur Sungai dan Pantai Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Hari Suprayogi mejelaskan, permukaan tanah Jakarta setiap tahunnya turun 2 cm sampai dengan 20 cm, rata-rata penurunannya mencapai 7,5 cm setiap tahunnya. Atas perhitungan tersebut diperkirakan pada 2020 sekitar 90% wilayah Jakarta bisa terendam banjir.

"Itu karena rob atau banjir dari air laut karena penurunan permukaan tanah. Pada 1990 12% dari Jakarta itu menderita banjir. Kita ramalkan 2020 90% akan tenggelam apabila tidak ada penanganan," tuturnya di Cilincing, Jakarta, Selasa (15/8/2017).

Proyek NCICD ini sebenarnya membentang di 3 provinsi yakni Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Namun sepanjang 20,1 km ditetapkan sebagai proyek tanggul laut darurat yang harus diselesaikan hingga 2019, hal itu berdasarkan kajian dari Bappenas.

Dari proyek yang berstatus darurat itu, Kementerian PUPR mendapatkan penugasan untuk membangun sepanjang 4,5 km yang terbagi menjadi 2 paket. Paket 1 tengah dikerjakan sepanjang 2.300 meter di Kelurahan Muara Baru (Pluit), Penjaringan, Jakarta Utara, nilainya mencapai Rp 379 miliar. Progresnya sudah mencapai 59,3%.

Lalu untuk paket 2 berada di Kalibaru, Cilincing sepanjang 2.200 meter dengan nilai Rp 405 miliar. Progresnya sudah mencapai 57% dan ditargetkan selesai pada semester 1 2018.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Chart

DISCLAIMER
Semua dapat mengakses seluruh konten di Blog ini hanya untuk Edukasi dan Informasi semata. Jika anda merasa Blog ini bermanfaat, silahkan komentar. Semua Informasi yang terdapat dalam Blog kami ini, diusahakan menyajikan berita-berita terbaik dari berbagai sumber baik Nasional maupun Internasional, namun kami tidak menjamin keakuratannya. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian tidak langsung yang dialami pembaca akibat menggunakan informasi dari Blog ini. Kami berhak menyunting dan mengatur isi dari pembaca agar tidak merugikan orang lain karena Blog ini mengutamakan kedewasaan dalam beropini/berpendapat tanpa mewakili kelompok atau golongan apapun.
Copyright © 2013 PT. Rifan Financindo Berjangka Semarang.